Journalist Camp V – Pelatihan Jurnalistik tidak melulu tentang jurnalistik

  • May 26, 2025
  • KIM Kemuning Mandiri
  • PELATIHAN, KEGIATAN KIM

KIM KEMUNING MANDIRI – “Just Do It” sebagian besar khalayak ramai tahu slogan ini, ya.. betul… slogan produk sepatu merek Nike. Lantas apa hubungannya dengan pelatihan jurnalistik di Vila Akung, Desa Mandiangin Timur, Kabupaten Banjar yang berlangsung mulai hari ini, Senin (26/05/2025) sampai tiga hari ke depan.

Journalist Camp ke-5 tidak hanya menyajikan materi terkait jurnalistik, namun ada juga materi menarik lainnya yang laik untuk disimak salah satunya adalah Entrepreneurship atau Kewirausahaan.

Asisten Manager EHS PT Kodeco Agrojaya Mandiri, I Made Indra, yang menjadi narasumber, menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang wirausahawan, niat kuat dan konsistensi adalah kunci utama.

Kegiatan Journalist Camp sendiri sudah rutin digelar selama lima tahun terakhir oleh komunitas media Baret 78 dengan menghadirkan berbagai narasumber berkompeten di bidangnya.

I Made Indra selain berprofesi sebagai Asisten Manager EHS PT Kodeco Agrojaya Mandiri, dia juga seorang pelaku bisnis, usaha yang dimilikinya antara lain Dapoer Men Abi, A2 Clothing, Konsultan MEP, dan Abi Games.

Dia (I Made Indra) mengucapkan sebuah slogan yakni “Just Do It” saat memberikan materi, menurutnya sama halnya dengan slogan milik merek sepatu terkenal Nike, sebagai seorang yang ingin mulai berwirausaha adalah lakukan saja, karena ide itu harus direalisasikan.

Lanjutnya, kita jangan terpaku dengan bagaimana mengawali usaha padahal kita tidak punya modal, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memulai usaha. Setelah kegiatan inipun teman-teman peserta dapat memulai usahanya karena sudah ada bekal dasar, misalnya editing video.

"Apa yang sampaikan itu bermanfaat, berguna untuk mereka, bisa sampaikan ke masyarakat, sampaikan ke tetangga, ke teman, ke keluarga, bahwa berwirausaha itu tidak susah, yang penting apa ide yang kita punya itu harus kita realisasikan, harus kita lalukan. Itu adalah hal yang harus kita lakukan terlebih dahulu. Kegagalan kita bisa pelajari dan kita bisa minimalisir", pungkasnya memberi dorongan kepada para peserta.

Berawal dari hobi moto, Ryan Frasetyasetiawan, memulai produksi editing di rumah kemudian memasarkannya di instagram dan bazar, kini memiliki puluhan karyawan dan studio foto terbesar di Batulicin.

Contoh nyata entrepreneur dari nol lainnya adalah Haraki Nursery, karena hobi Hobi berkebun mengumpulkan banyak jenis tanaman. Berkebun dan berjualan tanaman di belakang rumah. Berinovasi membuat dapur yang awalnya untuk pembeli tanaman. Kini punya usaha jual tanaman dan berkembang menjadi Haraki Nursery Kitchen dengan keunikan konsep yang baru di Banjarbaru.

Keduanya adalah contoh usahawan yang memulai usaha mereka dari nol, yang disebutkan oleh I Made Indra ketika memberi materi Journalist Camp Ke-5. (Via-KIMKemuningMandiri).

Prana Luar:
Penting Bagi Generasi Muda, Peserta Journalist Camp 5 Dibekali Materi Enterpreneurship