Partisipasi KIM Kemuning Mandiri dalam Journalist Camp V

  • May 26, 2025
  • KIM Kemuning Mandiri
  • PELATIHAN, KEGIATAN KIM

KIM KEMUNING MANDIRI – KIM Kemuning Mandiri mengirimkan dua perwakilan pada kegiatan Journalist Camp V yang mulai tahun ini resmi masuk ke dalam agenda rutin Pemprov Kalsel. Kegiatan Pelatihan Jurlistik di alam terbuka berlokasi di Vila Akung, Desa Mandiangin Timur, Kabupaten Banjar merupakan hasil kolaborasi antara Komunitas Media Online Baret 78 dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan pelatihan jurnalistik seperti teknik menulis dan menggali informasi, Senin (26/05/2025).

Ketua KIM Kemuning mengharapkan agar perwakilan yang mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan jurnalistik khususnya pada segi literasi, termasuk cara penggalian infomasi lebih dalam lagi, sehingga informasi yang nantinya siaran berita khususnya untuk masyarakat di wilayah Kelurahan Kemuning dan masyarakat di Kalimantan Selatan umumnya tetap sesuai dengan kaidah jurnalistik, akurat dan kredibel.

Agar masyarakat dapat menangkap informasi yang akurat dan kredibel, sebab hal tersebut sangat berpengaruh di lingkungan, agar masyarakat tidak mudah berasumsi saat mendengar isu. Dengan literasi yang meningkat, beredarnya berita hoax juga bisa dicegah.

Ketua Pelaksana Sayyid Maulan Ahmad mengatakan kegiatan ini telah digagas sejak 2021 lalu dan kemudian rutin digelar setiap tahunnya. Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim diwakili Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel, Erlinda Puspita Ningrum mengatakan, tahun-tahun yang sebelumnya Journalist Camp ini memang diadakan oleh teman-teman dari Baret78 yang terdiri dari 6 media online. Mulai tahun ini kami dari pemerintah provinsi akhirnya mulai berkolaborasi.

“Kemudian menjadikan Journalist Camp ini insyaAllah itu menjadi agenda rutin setiap tahun kedepannya”, ucapnya dalam sambutan.

Selain KIM “Kemuning Mandiri” Kelurahan Kemuning, Dinas Kominfo Kota Banjarbaru juga meminta agar pengurus KIM "Kampung Purun" Kelurahan Palam, KIM “Luteng Bungas” Kelurahan Landasan Ulin Tengah, KIM “Strata” Kelurahan Sungai Besar, KIM “Lumur” Kelurahan Landasan Ulin Timur, KIM “Loksel” Kelurahan Loktabat Selatan, dan KIM “Mentaos Tanggung” Kelurahan Mentaos, serta KIM “Laura Cantik” Kelurahan Loktabat Utara untuk mengirimkan perwakilan sebagai peserta pelatihan.

Perwakilan dari KIM Kemuning Mandiri dan perwalikan dari 7 KIM lainnya serta peserta dari elemen lainnya dilepas langsung oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Politik, Marhain Rahman di Lapangan Murjani.

“Selalu jaga kebersamaan karena kegiat ini kalian akan bertemu dengan peserta lainnya, ikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik dan tertib. Karena akan bermanfaat untuk mengembangkan potensi diri sekaligus untuk menambah wawasan” beliau membacakan sambutan tertulis dari tertulis Pj Walkot, H. Subhan Nor Yaumil, SE., M.Si.

Pada kesempatan Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik H. Marhain Rahman mengatakan bahwa kegiatan ini penting, baik bidang pemerintahan, swasta dan bidang lainnya. Standar pemberitaan itu kada semuaan orang bisa.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi pian-pian semua dan dapat menjadi agen perubahan untuk pengembangan kota di daerah kita”, ujarnya.

Masih kata Marhain, dirinya berpesan kepada semua peserta Journalist Camp untuk menjaga kekompakan, dan kesehatan.

“Diharapkan peserta untuk mengikuti kegiatan journalist camp ini dengan sungguh-sungguh,” Tuntasnya.

Ketua Pelaksana, Sayyid Maulana Ahmad dalam sambutannya menyampaikan para peserta akan mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik dengan konsep alam bersama para narasumber yang berkompetensi di bidangnya seperti dari PWI, JMSI, Ahli Pers Dewan Pers, AJI, IJTI, Cyber Polda Kalsel serta materi entrepreneurship dari Jhonlin Group.

“Santai tapi serius dengan harapan minimal para peserta memahami dasar-dasar atau kaidah-kaidah jurnalistik sehingga tidak mudah mempercayai informasi-informasi yang tersebar di media sosial serta membantu menyebarkan pemberitaan yang akurat berdasarkan data dan fakta yang sebenarnya agar masyarakat kita terhindar dari berita hoax yang berimbas pada pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa ironi menjelang dan saat masuk politik pemilihan kepala kepala daerah seperti gubernur, bupati dan walikota”, Sayyid Maulana Ahmad menjelaskan.

Usai Acara Pembukaan Kegiatan Journalist Camp V yang ditandai dengan pemukulan gong, Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel, Erlinda Puspita Ningrum yang akrab disapa “Bu Puspa” oleh Pengurus dan Anggota KIM Kemuning Mandiri mengatakan, memang untuk tahun ini pertama kali Journalist Camp ini masuk ke dalam agenda rutin pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dia pun mengapresiasi partisipasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) pada kegiatan Journalist Camp ke-5. Ini merupakan kali pertama KIM turut dilibatkan pada gelaran pelatihan jurnalistik sejak kegiatan ini pertama kali dilaksanakan.

Lanjutnya, Kami sangat ingin temen-temen yang bergabung di komunitas ini bisa ikut serta menjadi penyampai informasi program kebijakan pemerintah baik di kab/kota maupun di provinsi karena apa ketika kita bicara komunikasi publik yang paling efektif itu adalah masyarakat sendiri artinya komunitas disini mewakili masyarakat.

Untuk itu kami bekali masyarakat ini atau melalui komunitas ini dengan kemampuan jurnalistik yang memang sesuai dengan standarnya.

“Kami juga berharap pian juga aktif kemudian ikut memberitakan ikut membuat konten terkait kebijakan pemerintah yang berdampak positif untuk masyarakat”, pintanya.

“Kami ingin memaksimalkan komunikasi publik, yang mana kami menilai ini harus dimulai dari sudut pandang masyarakat. Kalo memang itu berdampak di masyarakat tentunya mereka akan menerima program dari pemerintah. Itulah yang kami harapkan, KIM inilah yang menjadi media perpanjangan desiminasi program pemerintah,” tuturnya.

“Nah, ke depannya pasti akan kita lestarikan ya, kita maintain terus untuk akan ada lagi di agenda pemprov tahun depan. Nah, mungkin ke depannya kita akan coba beberapa inovasi, ya yang pastinya mengikuti perkembangan TIK ya, kalau dari sisi kami dari kominfo begitu, kami akan mencoba bagaimana kemudian jurnalistik ini bisa menyesuaikan di era digital”, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi menyebutkan, apa yang dilakukan oleh Diskominfo dan Komunitas Media Baret 78 Kalsel selaras dengan profesi wartawan, apalagi saat profesi wartawan menghadapai tantangan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin canggih.

“Sekarang profesi kita sedang tidak baik-baik saja, kita harus mengembangkanya lebih banyak kepada komunitas lain termasuk KIM. Ini penting bagi kita, temani rekan-rakn dari KIM, dan jangan merasa kita lebih baik dari mereka, karena mereka punya kelompok besar yang bisa dimanfaatkan oleh para pegiat media,” jelasnya.

Kegiatan inipun diikuti sebanyak 100 peserta yang tergabung dalam berbagai komunitas, seperti Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), organisasi pemuda, mahasiswa dan pelajar.

Kegiatan Journalist Camp sendiri dilaksanakan selama tiga hari terhitung dari 26 hingga 28 Mei mendatang. Selama kegiatan peserta akan dibekali materi jurnalistik dari narasumber berkompeten seperti Ketua PWI Kalsel, perwakilan Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) Kalsel, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan Siber Polda Kalsel, serta Ikata Jurnalis Televisi Kalsel. HM Aidil Basith Kepala DKISP Kabupaten Banjar tampak hadir dalam acara pembukaan Journalist Camp Ke-5. (Via-KIMKemuningMandiri).

Prana Luar:
Pelatihan Jurnalistik Di Alam Terbuka, Peserta Journalist Camp 5 Dilepas
Rutin Digelar Setiap Tahun, Journalist Camp 5 Resmi Dibuka