Rapat Forum RTRW Kemuning Bahas Pelaporan, Drainase, dan Layanan Warga
- May 14, 2026
- KIM Kemuning Mandiri
- FORUM RT-RW
KIM KEMUNING MANDIRI — Forum RT/RW Kelurahan Kemuning menggelar rapat koordinasi di rumah Ketua RT 10 RW 02, Hasanah, pada Kamis (14/5/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 Wita hingga selesai itu membahas sejumlah persoalan layanan warga, mulai dari pelaporan RT-RW, penanganan drainase, pengelolaan sampah, hingga koordinasi dengan instansi terkait.
Rapat tersebut dihadiri Lurah Kemuning Rifda Iklila, Kasipem Kelurahan Kemuning Muhammad Hendra Gunawan, para ketua RT dan RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua LPM Kelurahan Kemuning. Suasana pertemuan berlangsung cukup dinamis, dengan para peserta aktif menyampaikan masukan dan persoalan yang mereka temui di lingkungan masing-masing.
Meski Ketua Forum RTRW berhalangan hadir karena sakit, rapat tetap berjalan dengan fokus dan menghasilkan sejumlah keputusan penting. Diskusi dilakukan secara terbuka agar setiap RT dan RW memiliki pemahaman yang sama terhadap aturan dan mekanisme pelayanan yang akan diterapkan di Kelurahan Kemuning.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah penerapan Perwali Nomor 45 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 02 Tahun 2026 yang disebut mulai berlaku sejak diundangkan. Untuk pelaporan RT-RW, kelurahan menegaskan pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap agar seluruh unsur di tingkat lingkungan bisa menyesuaikan diri dengan aturan baru tersebut.
Pada pelaporan bulan Mei ini, RT-RW diminta menyiapkan dua dokumen, yakni “Pelaporan Pencatatan Surat Keterangan RT-RW” dan “Laporan Kegiatan dan Kejadian RT-RW”. Untuk bulan-bulan berikutnya, berkas laporan diminta sudah dikumpulkan paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Setiap RT juga diarahkan untuk berkoordinasi dengan RW masing-masing agar data yang disusun seragam dan lebih mudah diverifikasi.
Lurah Kemuning Rifda Iklila menegaskan bahwa kelurahan ingin memastikan seluruh mekanisme berjalan tertib dan tidak menyulitkan pengurus lingkungan. “Pelaporan ini penting supaya administrasi kita rapi dan seragam. Karena itu, RT dan RW perlu saling berkoordinasi, sementara kelurahan akan menyiapkan form agar prosesnya lebih mudah,” ujarnya dalam rapat tersebut.
Selain soal administrasi, rapat juga menyoroti persoalan infrastruktur lingkungan. Sejumlah peserta membahas tutup drainase yang hilang, pintu buka-tutup saluran air di RT 03, serta kondisi lubang drainase yang berpotensi membahayakan warga. Kelurahan menyampaikan bahwa laporan telah diteruskan ke dinas terkait, dan sementara menunggu perbaikan, RT diminta memberi tanda bahaya pada titik yang rawan.
“Kalau ada drainase yang longgar atau hilang penutupnya, jangan dibiarkan. Laporkan segera supaya bisa kita tindaklanjuti bersama,” kata Muhammad Hendra Gunawan menjelaskan salah satu langkah pengawasan lingkungan yang disepakati dalam rapat.
Di sisi lain, persoalan pengelolaan air dan kebersihan juga menjadi perhatian. Kelurahan akan bersurat kepada BPBD Kota Banjarbaru agar pengelolaan mesin pompa penyedot di RT 03 dan menara sirine di RT 04 dapat dialihkan kepada MPB Kelurahan Kemuning. Sementara itu, pembersihan sungai direncanakan ditangani petugas kebersihan sungai yang SK-nya akan terbit bulan ini, agar tidak terjadi tumpang tindih kewajiban.
Rapat juga membahas pengelolaan sampah melalui Tosa, Bank Sampah RT 23 yang akan diaktifkan, hingga pembayaran pajak Tosa tahunan yang dibebankan pada kas RT penerima. Di sektor perlindungan sosial, peserta rapat mendapat informasi bahwa BPJS Ketenagakerjaan untuk masing-masing RT dan RW telah terbit dan dapat dilihat melalui aplikasi JMO.
Selain itu, forum juga menyinggung pengukuran ulang batas wilayah di RT 24, khususnya terkait warga di kawasan Grand Tasbih, serta layanan darurat kepolisian 110 yang dapat digunakan RT dan RW bila terjadi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Pada bagian akhir rapat, peserta juga diminta menyepakati perwakilan Kelurahan Kemuning untuk diusulkan ke Forum Kota Banjarbaru, dengan hasil sementara terbanyak mengarah kepada nama Anang Marwazie.
Rapat Forum RTRW Kemuning ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah antara kelurahan, pengurus lingkungan, dan unsur keamanan dalam menyelesaikan persoalan warga. Melalui koordinasi rutin seperti ini, kelurahan berharap pelayanan di tingkat RT dan RW semakin tertib, cepat, dan tepat sasaran. (HF/KIMKemuning)